Kecewakah Tuhan, jika kita mengeluh?

Tuhan tidak kecewa ketika kita mengeluh. Bukankah BundaNya Yesus yaitu Maria pernah bertanya kepada Yesus “Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami?” Dan Yesus sendiri ketika disalib mengeluh “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”

Jika Yesus saja pernah mengeluh kepada Allah Bapa, dan Maria juga pernah mengeluh kepada Yesus – mengapa Kita tidak boleh mengeluh juga? Namun hendaklah keluhan kita sampaikan kepada Tuhan, bukan kepada Manusia. Dan di akhir keluh kesah kita dalam doa, kita katakan ‘Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawaku.’

Mereka yang mengeluh kepada sesamanya, tidak dapat melihat kehendak Tuhan. Tetapi mereka yang mengeluh kepada Tuhan, menemukan semangat untuk mengabdi, seperti keluhan Yesus yang berubah menjadi cinta kasih.

terjemahkan bebas dari “THE DIVINE HEALER” – Uskup Agung Fulton Sheen