Bangkit pada Hari yang Ketiga

Syahadat, baik yang pendek maupun yang panjang, selanjutnya menyatakan bahwa Kristus yang wafat dan dimakamkan, “bangkit pada hari yang ketiga”. Syahadat pendek masih menambahkan keterangan “dari antara orang mati”; dan dalam syahadat panjang dikatakan, “menurut Kitab Suci”. Dalam 1Kor 15:4 ditulis, “Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab-kitab Suci”. Jelaslah, bahwa yang dimaksudkan dalam semua teks itu, yakni bahwa Kristus bangkit, tetapi rumusannya sedikit berbeda-beda. Perbedaan itu perlu diperhatikan. Titik pangkal adalah 1Kor 15:4 “Ia dibangkitkan pada hari yang ketiga, sesuai dengan kitab-kitab suci”. Telah dijelaskan arti “sesuai dengan Kitab-kitab Suci”, yakni “sesuai dengan karya atau rencana keselamatan Allah”. Tetapi yang tetap menjadi pertanyaan, ialah arti “pada hari yang ketiga”. Kiranya kata-kata itu sebagai keterangan waktu kurang cocok dengan paralelnya pada wafat Yesus “karena dosa-dosa kita”, yang terang mempunyai arti teologis. Apakah “pada hari yang ketiga” juga mempunyai arti teologis?