Apa itu Surga?

Surga merupakan suatu konsep, pemikiran yang terbesar setelah tentang Tuhan, pemikiran-pemikiran yang pernah terlintas dalam benak manusia. Jika pemikiran-pemikiran tersebut ditolak dan lebih sering diserang daripada masa sekarang dibandingkan masa lalu, maka para apolog saat ini harus dapat lebih baik daripada masa lalu dalam menjelaskan dan membela pemikiran-pemikiran itu, dan sudah seharusnya tidak hanya meredam dan membiarkannya.

Dalam pembahasan ini diarahkan untuk menjawab keberatan atau sanggahan dari pihak yang tidak percaya akan konsep Surga. Pembahasan yang akan dijabarkan disini bukanlah berupa teologi akan surga, juga tidak ditujukan untuk menjadi inspirasi atau pencerahan pribadi. Karena masih banyak yang perlu dijelaskan setelah keberatan atau sanggahan dapat dijawab.

Untuk menjawab keberatan atau sanggahan terhadap surga, kita harus memulai dengan suatu pengertian mengenai surga, sehingga kita mengetahui apa yang kita bicarakan. Tetapi surga tidak dapat didefinisikan dengan memadai. Kitab Suci menggambarkan surga secara negatif: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” (1 Korintus 2:9).

Kita tidak dapat mendefinisikan surga seperti kita dapat mendefisinikan hal-hal di dunia;
(1) karena tidak adanya pengalaman dan kekurangan data mengenai surga, dan
(2) karena surga adalah sesuatu yang khas, sui generis, tidak menyerupai apa pun.

Kesannya pengertian surga seperti pengertian Tuhan, tidak dapat didefiniskan secara memadai. Tetapi kita dapat;
(a) membedakan konsep tersebut dari konsep-konsep lainnya, dan
(b) kita dapat menggambarkan konsep tersebut paling tidak secara analogi, seperti kita dapat membedakan Tuhan dari berhala dan membicarakannya secara analogi.

Kita dapat mengatakan apa yang bukan dari konsep itu, dan apa yang mirip dengan konsep itu.

7 Teori Alternatif mengenai Kehidupan setelah Kematian
10 (Sepuluh) sanggahan Gereja mengenai Reinkarnasi
Analogi duniawi tentang Surga
Tanggapan atas keberatan konsep Surga (bagian 1)
Tanggapan atas keberatan konsep Surga (bagian 2)
Tanggapan atas keberatan konsep Surga (bagian 3)