Alat-Alat Komunikasi

Dalam pewartaan dewasa ini alat-alat komunikasi mempunyai tempat yang istimewa. Alat-alat komunikasi, seperti media cetak, film, radio, televisi, internet, dan sebagainya, oleh Konsili Vatikan II diakui sebagai penemuan teknologi modern “yang membuka peluang-peluang baru untuk menyalurkan dengan lancar segala macam berita, gagasan, dan pedoman” (IM 1). Oleh karena itu Konsili juga menganjurkan agar alat-alat komunikasi “dimanfaatkan secara efektif dalam aneka macam karya kerasulan” (IM 13), khususnya dalam tugas pewartaan. Inilah cara komunikasi yang dewasa ini lazim dipakai dalam segala macam usaha propaganda, indoktrinasi, dan penyebaran informasi. Janganlah Gereja menjadi asing terhadap dunia komunikasi ini, melainkan mengambil manfaat perkembangan teknik demi pewartaan Injil dan kesaksian iman. Sekaligus Gereja ingin membimbing orang supaya bersikap kritis dan dewasa terhadap pengaruh dan kuasa media massa. Penyiaran berita harus sesuai dengan kebenaran. Pengaruh propaganda dan indoktrinasi tidak boleh menyangkal atau menghalang-halangi tanggung jawab dan kebebasan berpikir. Pedoman-pedoman yang disiarkan hendaknya benar-benar membantu orang dan tidak hanya memaksakan kehendak mereka yang berkuasa atas alat-alat komunikasi. Alat-alat ini mempunyai pengaruh luar biasa besarnya atas pembentukan pendapat umum. Maka Gereja mengajak semua orang ikut berjaga supaya alat-alat komunikasi jangan menyelewengkan pandangan masyarakat dari kebenaran prinsip-prinsip moral. Sebaiknya hendaknya melalui alat-alat komunikasi kebenaran dari Allah semakin diketahui oleh banyak orang dan menjadi pegangan hidup dalam pembangunan masyarakat.

Apa yang anda pikirkan?